MATARAM – Sekolah Dasar Islam (SDI) Ali Bin Abin Thalib, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Program ini dinilai membawa manfaat besar, khususnya bagi siswa-siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Kepala SD Ali Bin Abin Thalib, Khairunnas, S.Pd, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu siswa, baik dari segi pemenuhan gizi maupun meringankan beban ekonomi keluarga.
“Kami bersyukur dengan adanya program MBG, apalagi dengan kondisi beberapa orang tua siswa yang tergolong tidak mampu. Jadi, dengan adanya MBG ini sangat membantu, baik dari sisi bekal maupun uang belanja,” ujar Khairunnas saat ditemui di sekolah, Sabtu (18/10/2025).
Selain memberikan bantuan secara ekonomi, program ini juga disebut mampu mengubah pola konsumsi siswa ke arah yang lebih sehat. Para guru melihat adanya penurunan ketergantungan siswa terhadap makanan instan atau jajanan sembarangan.
“Dengan adanya MBG, ketergantungan siswa terhadap makanan instan bisa berkurang. Uang belanja yang dibawa pun lebih sedikit, sehingga ini sangat meringankan beban orang tua,” tambahnya.
Didukung Dapur Sat Brimob Polda NTB
Program ini didukung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yaitu unit khusus yang bertugas memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi kepada sekolah-sekolah dan kelompok rentan lainnya. Tujuannya, memastikan asupan nutrisi anak-anak terpenuhi dengan baik.
Secara khusus, Khairunnas menyampaikan apresiasi kepada dapur SPPG yang berada di bawah pengelolaan Satuan Brimob Polda NTB, yang menjadi salah satu tulang punggung penyediaan makanan bergizi dalam program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SPPG Polri yang berada di Sat Brimob Polda NTB yang sudah memproduksi makanan bergizi untuk siswa didik kami,” ucapnya.
“Kami sangat mengapresiasi peran dapur ini yang bukan hanya memasak, tapi juga memastikan distribusi makanan sampai ke sekolah kami,” sambung Khairunnas yang juga tokoh agama.
Dapur SPPG Brimob Polda NTB ini merupakan fasilitas terpadu yang mencakup dapur produksi, ruang pelatihan, hingga sistem distribusi makanan.
Fasilitas ini dibangun sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Beberapa kali.
Khairunnas menambahkan, pihak sekolah juga turut aktif memberikan edukasi kepada siswa agar mereka memahami bahwa MBG bukan sekadar makanan enak, melainkan makanan sehat yang penting untuk pertumbuhan.
“Sekolah juga mengedukasi siswa bahwa MBG ini bukan makanan enak melainkan makanan sehat sehingga tidak terlalu berbumbu tidak berasa. Dengan adanya edukasi ini siswa jadi dapat menerima makanan MBG, dimana pada awalnya makanan tidak sampai habis alhamdulillah menu MBG tersebut disukai oleh siswa.“ ujarnya.
Meski demikian, pihak sekolah tetap berharap agar variasi menu dalam program MBG dapat ditingkatkan. Tujuannya agar siswa tidak merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja setiap hari.
“Kami berharap ke depan, menu MBG bisa lebih bervariasi. Hal itu untuk menghindari siswa menjadi bosan dengan makanan MBG dengan menu yang itu-itu saja,” kata Khairunnas.
Di akhir pernyataannya, Khairunnas menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berlanjut dalam jangka panjang. Ia menilai manfaat MBG sangat besar, baik bagi siswa, orang tua, maupun sekolah secara keseluruhan.
“Kami berharap program ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh orang tua siswa dan pihak sekolah,” ucapnya.












